Lafadz Doa Setelah dan Sesudah Melaksanakan Sholat Dhuha

Dalam melaksanakan amalan ibadah tentunya disertakan juga dengan adanya bacaaan doa yang sesuai dengan anjuran baginda Rasululloh S.A.W. Untuk itu salahs atu bagian terpenting dalam melaksanakan amalan ibadah tersebut agar sempurna dan lengkap maka harus di iringi pula dengan do’a. Salah satunya amalan berdoa setelah melaksanakan sholat dhuha berikut dengan tujuan dan arti serta makna yang terkandung didalamnya.

Apalagi bagi tahapan kaum awwam tentunya sangat bermanfaat sekali untuk lebih memfokuskan diri dalam beribadah. Sebab salah satu langkah awal untuk lebih menemukan nikmatnya beribadah itu adalah dengan mengenal terlebih dahulu bacaan dan tujuan pelaksanaan doa setelah sholat dhuha misalnya agar bisa tumbuh dan berkembang dalam dirinya. Yang secara perlahan tapi pasti jika didawamkan akan mampu berbuah ibadah yang tidak hanya sebatas kewajiban saja.

Dam inilah makna penting yang sesungguhnya ketika sisi kehambaan seorang muslim sangat dibutuhkan sekali guna menunjukan betapa butuhnya kita semua terhadap tuntunan dari Alloh S.W.T. bahkan disamping itu juga berdoa adalah perintah yang senantiasa harus dilaksanakan oleh seorang muslim, bahkan menurut keterangan doa merupakan senjata bagi umat muslimin.

Lafadz Doa Setelah dan Sesudah Melaksanakan Sholat Dhuha

Semua ini tentunya tidak lepas dari bagaiamana tata cara, adab serta cara terbaik serta ketentuan berdoa sesuai dengan anjuran dan perintah agama agar berbuah menjadi fadhilah dari berdoa itu sendiri. Baik dhoha yang di amalkan setelah melakuakn ibadah sholay maupun doa yang secara khusus memang di amalkan secara terpisah. karena memang sejatinya sholat itu merupakan doa bagi orang yang mengerjakannya.

Apalagi dalam sholat dhuha sendiri terdapat keunggulan yang terkandung di dalamnya, sebagaimana redaski dari sebuha hadits “Dan hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah, beliau berkata, “Kekasihku (Nabi Muhammad) mewasiatkan kepadaku untuk berpuasa tiga hari dalam tiap bulan, melakukan dua rakaat sholat Dhuha dan melakukan sholat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari Muslim). Berikut lapadz doa setelah sholat dhuha.

اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Latin: “Allahumma Innadh Dhuha-a Dhuhaa-uka, Wal Bahaa-a Bahaa-uka, Wal Jamaala Jamaaluka, Wal Quwwata Quwwatuka, Wal Qudrota Qudrotuka, Wal Ishmata Ishmatuka. Allahumma Inkaana Rizqii Fis Samaa-i Fa Anzilhu, Wa Inkaana Fil Ardhi Fa Akhrijhu, Wa Inkaana Mu’asaran Fayassirhu, Wainkaana Haraaman Fathahhirhu, Wa inkaana Ba’idan Faqoribhu, Bihaqqiduhaa-Ika Wa Bahaaika, Wa Jamaalika Wa Quwwatika Wa Qudrotika, ‘Atinii Maa Ataita ‘Ibaadikasholihiin.

Artinya : “Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.

Keterangan-keterangan mengenai keutamaan lafadz doa setelah dan sesudah melaksanakan sholat dhuha, tahajjud dan hajat yang secara lengkap berikut dengan dzikir setelah sholat dhuha ini tentunya di ambil dari beberapa kajian penting tentang masalah fiqih islam sesuai dengan redaksi dari penerangan kitabnya, semoga bermanfaat.